Khasiat Buah Pepaya
Tanaman pepaya dikenal sebagai tanaman multiguna, karena hampir
seluruh bagian tanaman mulai dari akar hingga daun bermanfaat bagi
manusia maupun hewan. Tanaman pepaya dapat dimanfaatkan sebagai makanan,
minuman, obat, kecantikan mau- pun sebagai pakan ternak. Khasiat buah
pepaya telah dibahas dalam artikel (1) sebelumnya. Berikut adalah dosis
pemakaian dan penggunaan pepaya sebagai obat.
Untuk pemakaian luar, caranya pepaya direbus lalu airnya digunakan
untuk mencuci bagian yang sakit, atau getah dioleskan pada bagian yang
sakit. Sedangkan untuk pemakaian dalam, gunakan 30-60 gram bahan segar
yang direbus atau dihaluskan menjadi jus.
Gunakan untuk kapalan, tumit pecah-pecah, luka, panu,
digigit serangga. Caranya, buah pepaya muda dipotong ujungnya lalu ambil
getahnya dengan menggunakan kapas, lalu oleskan pada bagian kulit yang
sakit. Buah pepaya mengkal diblender atau dihaluskan, lalu airnya
dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara rutin.
Mengatasi ubanan sebelum waktunya. Caranya, gunakan 30 gram biji
pepaya yang telah matang disangrai kemudian dihaluskan hingga menjadi
bubuk, tambahkan 1 sendok makan minyak kelapa, aduk rata lalu dioleskan
pada rambut hingga merata. Biarkan selama 1-2 jam setelah itu bersihkan.
Lakukan 1 kali seminggu.
Untuk melancarkan ASI. Gunakan 30 gram
daun pepaya diremas-remas, lalu diletakan di atas api hingga daun
menjadi layu, dan tempelkan daun pepaya selagi hangat di sekeliling
payudara, kecuali bagian putingnya.
Pada penderita luka bakar, gunakan getah pepaya muda dioleskan pada
luka bakar, atau pepaya muda dihaluskan kemudian dibalurkan pada bagian
yang sakit (dikompres).
Untuk mengobati jerawat, gunakan 30 gram daun pepaya yang sudah tua
dijemur sebentar kemudian dihaluskan tambahkan 30 cc air, kemudian
gunakan sebagai masker pada bulit yang berjerawat. Getah pohon pepaya
muda dioleskan pada kulit yang berjerawat. Lakukan seacra rutin hingga
jerawat kering. Hindari terkena mata.
Pada pasien rematik, gunakan 30 gram akar pepaya, 20 gram daun
jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng china, 30
gram daun sirih segar, 5 buah cabai rawit, semuanya dihaluskan lalu
direndam dalam alkohol 75 persen selama 7 hari, kemudian diperas dan
disaring. Airnya digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian yang
sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Atau gunakan 1/2 sendok teh getah pepaya
gantung, 1/2 sendok teh getah batang sesuru, minyak kayu putih
secukupnya diaduk rata lalu digunakan untuk menggosok bagian yang sakit.
Bila menderita susah buang air besar, gunakan 300 gram pepaya masak
yang telah dikupas kulitnya kemudian direncam dengan air garam
secukupnya lalu dimakan. Lakukan dua kali sehari. Konsumsikan pepaya
matang secara teratur.
Mengobati radang ginjal, dapat menggunakan 30 gram akar pepaya
dibersihkan, direbus dengan 800 cc hingga tersisa 450 cc, saring
tambahkan madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari masing-masing 150
cc. Atau gunakan 30 gram akar pepaya dibersihkan, 30 sendok, 15 gram
tanaman kumis kucing segar, 30 akar alang-alang direbus dengan 800 cc
air hingga tersisa 400 cc, kemudian disaring dan diminum. Lakukan 2 kali
sehari masing-masing 200 cc.
Bila menderita sakit perut saat haid, gunakan 30 gram daun pepaya,
30 gram kencur, 15 gram buah asam, garam secukupnya ditumbuk hingga
halus tambahkan air masak secukupnya lalu diperas hingga tertampung 200
cc, dan diminum pada saat haid.
Untuk haid yang berlebihan, gunakan 200 gram pepaya muda, 100 gram
rimpang teratai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu
airnya diminum dan bahan lainnya dimakan. Sedangkan untuk mengobati
panas dalam pada anak-anak, gunakan 200 gram buah pepaya matang, 300
gram labu parang/labu kuning, gula batu secukupnya, diblender dengan air
secukupnya dan diminum.
Mengatasi influenza, gunakan 20 gram biji pepaya, 10 gram jahe, 15
gram lempuyang wangi, 2 siung bawang putih direbus dengan 500 cc air
hingga tersisa 300 cc, tambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis, madu
secukupnya dan diminum 3 kali sehari, setiap kali minum 100 cc. Untuk
pasien rematik, gunakan 60 gram daun pepaya, 15 gram jahe merah direbus
dengan 400 cc air hingga 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat.
Atau gunakan 30 gram buah pepaya setengah matang, 15 gram jahe merah
direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan
airnya diminum 2 kali sehari masing-masing 150 cc.
Mengobati penderita anemia, gunakan 30 gram daun pepaya, 20 gram
daun blustru, 20 gram daun selasih, 10 gram lempuyang direbus dengan 800
cc air hingga tersisa 400 cc lalu disaring, dan diminum airnya 2 kali
sehari masing-masing 200 cc.
Menderita masuk angin, gunakan 60 gram daun pepaya, 20 gram daun
sembung, 10 gram jahe, 3 batang sereh, 10 butir cengkeh, 1/2 sendok teh
jintan, 30 gram gula aren/gula merah direbus dengan 800 cc air hingga
tersisa 450 cc, lalu disaring dan diminum airnya 3 kali sehari
masing-masing 150 cc.
Untuk meningkatkan nafsu makan, gunakan 100 gram daun pepaya muda
segar dihaluskan, tambahkan 200 cc air masak lalu disaring dan tambahkan
madu secukupnya lalu diminum, lakukan 2-3 kali sehari.
Catatan: untuk penyakit yang serius dianjurkan tetap konsultasi ke dokter. Pengobatan dilakukan sesuai anjuran.sumber : http://www.purwakarta.org/index.php/2005/07/29/khasiat-buah-pepaya/
(Prof HM Hembing Wijayakusuma adalah Ketua Umum Himpunan Pengobat Tradisional dan Akupunktur Se-Indonesia (HIPTRI)













































